It’s not easy :) Still not easy …

78924fdd-4c67-4733-9794-f0e9112c207a

Tulisan diatas dikirimkan seorang teman baik di kantor lewat whatsapp ke gue. Gue ? Ngerasa gak pantes nerima ini ya se-simple karena menurut gue emang gak cukup pantas aja, karena gue gak segitu kuatnya, gue gak segitu hebatnya, masih jauh dari ini 🙂

Yang ngebaca blog ini, postingan di Instagram atau lihat IG stories gue, beberapa sih (enggak, enggak banyak sampe ribuan kok hahah) ada yang tanya tentang beberapa postingan terakhir kok kayaknya agak sendu, Bukan Tere banget.

Percayalah, ini Tere banget kok 🙂 Sendu iya. Tapi gak yang over expose banget kan ya hahaha Gue makasih banget sama yang perhatian kayak kalian lho, honestly gak nyangka banget dapet perhatian yang beberapa minggu terakhir ini tetiba ada yang ngajakin ketemuan, ada yang whatsapp nanyain kabar, bahkan Iqbal (Yang sekarang di Edinburgh) sampai mimpiin gue dan tetiba nanya “Bang, elo gak papa kan ? Gue mimpiin elo nih Bang …” (Agak bangke sih emang kalo Iqbal manggilnya gak enakeun banget pake Bang, padahal gue kan udah mulai ke-cewek-cewek’an) .. And I’m thanking you guys satu per satu untuk nanya kabar gue, walaupun misalnya gak deket-deket banget tapi alhamdulillah banget ini perhatiannya kayak ngajakin pedekate lho #HalahTer ..

How is Life Ter ? Hidup buat gue sekarang ini adalah mencoba untuk menerima semua keadaan, menerima banyak hal yang terjadi, menerima keputusan yang tidak dapat diubah termasuk didalamnya adalah begitu banyak hal yang bikin mengurai air mata hampir di setiap harinya, yang membuat termenung sambil menata hati, dan membuat gue berpikir kembali .. Hidup gue mau seperti apa setelah ini.

Nothing will never be the same as before. Ya untuk perasaan, untuk kondisi badan dan untuk bagaimana gue harus merespon beberapa hal. Percayalah, ini, ini semua yang sedang gue alami prosesnya ndak mudah sama sekali buat gue, dan kalau sekali dua kali gue posting yang agak sendu-sendu gimana gitu, ndak mudah untuk berekspresi marah-marah buat gue sih hahaha, karena tipikalnya bukan kayak gitu, ya karena marah-marah gitu ndak bisa mengembalikan keadaan seperti semula, ya kan 🙂

Mencari kesibukan untuk lebih produktif, untuk bisa memikirkan hal-hal berfaedah lainnya gue lakukan, seperti apa saja ? Banyak 🙂 Banyak sekali, bahkan kadang suka keteteran. Sampai seperti itu, untuk melupakan beberapa hal yang kerap datang tiba-tiba dan membuat murung hati. Berusaha setiap harinya meyakinkan diri gue bahwa hidup ini pasti ada tujuannya, Gusti Allah pasti sudah atur yang terbaik, Bismillah untuk setiap harinya.

Menangis disaat ingin menangis, tertawa disaat tertawa adalah satu dari banyak hal yang bisa membuat melupakan sedih, mencintai disaat hati merasa sulit untuk jatuh cinta, menjauh saat hati dan pikiran sudah mulai sesak. Mencoba untuk bahagia cukup dengan porsinya, tidak terlalu berlebihan, tidak kekurangan. Mencoba untuk mendefinisikan arti bahagia yang sederhana versi gue. Katanya bahagia itu sederhana bukan ? Tapi kenapa buat gue bahagia menjadi rumit bahkan menjadi mustahil ? 🙂

Bahagia itu seharusnya mudah dan sederhana. Bahagia gue yang dulu dan sekarang berbeda. Bahagia yang sekarang adalah tidak menangis untuk setiap harinya. Dan buat gue itu lebih dari cukup.

Cukup. Untuk percaya bahwa Allah sesungguhnya tidak akan meninggalkan umatnya yang bersedih dan percaya bahwa Allah bekerja dengan caranya yang misterius untuk menggantikan bahagia gue dengan sesuatu/seseorang yang lebih baik 🙂

Untuk saat ini, ini semua cukup 🙂

4

Cheers, Tere

 

Advertisements

5 comments

  1. Tetep semangat Tere tapi bener sih yg dikirim temenmu itu. Kamu kuat bgt ❤️💋

  2. er_ikaa · · Reply

    Hi you! Walau belum pernah ketemuan di dunia nyata (halah!) tapi dari posting blog lo (yang baru2 ini gw bacain semua, hehehehe) rasanya benar lo orang yang kuat, tabah dan positif banget. Hang on there, mbak Tere-nya. Semoga gusti Allah memberi kemudahan di hari2 mbaknya dan di pelangi terindah yaa. Trus jadi kapan gitu ikutan workshop bareng yuk? Hehehe — @ewikazz

  3. “Menangis disaat ingin menangis, tertawa disaat tertawa adalah satu dari banyak hal yang bisa membuat melupakan sedih, mencintai disaat hati merasa sulit untuk jatuh cinta, menjauh saat hati dan pikiran sudah mulai sesak. Mencoba untuk bahagia cukup dengan porsinya, tidak terlalu berlebihan, tidak kekurangan”, words abang semar!!

  4. dianravi82 · · Reply

    It won’t be easy of course, Ter.
    Tapi yang bisa kita lakukan hanya menjalani secara perlahan-lahan, hari demi hari. Suatu saat akan ada hari dimana kita merasa berhasil melewatinya, tapi akan ada juga saat-saat dimana kita merasa mundur kembali ke titik nol.
    Yang terpenting adalah, kita terus berjuang menjalani hari. Bismillah…

  5. Halo Mbak Tere. Salam kenal, aku pembaca baru blogmu.
    You are an inspiring woman.
    Tetap semangat mbak.
    Ditunggu terus tulisannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: