A dream : Losing you.

Sabtu, 16 April 2016.

So, semalam gue mimpi buruk. Setelah beberapa lamanya gue gak pernah ngalamin mimpi buruk sampe gue bener-bener harus bangun dan kaget, mikir sebentar dan tidur lagi. Mimpinya nyaris kayak nyata, gue berusaha keras untuk meyakinkan ini cuma mimpi dan bukan sesuatu yang nyata.

Mimpi apa Ter sampai segitunya ?

Moment yang menurut gue paling berat sampai setua ini gue hidup adalah waktu gue kehilangan bokap gue tahun lalu. Itu adalah satu-satu nya moment yang gue harus berjuang sekuat pikiran dan tenaga supaya hidup gue gak ikutan limbung, supaya gue bisa ngejalanin hidup gue lagi seperti kayak dulu waktu masih ada bokap.

Segitunya Ter elo kehilangan bokap lo ?

Bokap gue adalah seorang pekerja keras di perusahaan kilang minyak swasta nomer 1 di Indonesia. Pekerjaannya mengharuskan gue harus gak ketemu sama Beliau bertahun-tahun lamanya bahkan sampai gue kuliah. Gue bukan tipikal orang yang gak ketemu sama orang tua nya terus jadi yang cuek hahah .. gak lah. Moment gue saat ketemu dia setelah beberapa lamanya gak ketemu karena beliau sedang melaut ke benua lain adalah moment yang paling menyenangkan, kita pergi bareng, cerita semua yang dialamin bokap sepanjang dia melaut, dan selalu .. selalu ada cerita yang menarik setiap bokap cerita. Gue tumbuh sebagai anak perempuan yang sangat mengidolakan Ayahnya, sangat takut mengecewakan ayahnya dan somehow hubungan kita berdua tumbuh menjadi Ayah dan anak perempuannya yang seperti sahabat.

Setelah bokap gue gak turun ke laut lagi, bokap hampir selalu ada buat gue. Hampir selalu. cuma sekedar nganter gue ke kampus yang jaraknya cuma selemparan jemuran aja sih (Rumah gue sama UI itu cuma ngojek 10 menit nyampe), bokap mau ngeluarin mobil, nganterin gue ke kampus, kadang muterin kampus UI yang gedenya kayak komplek perumahan di BSD itu sekali terus baru drop gue di kampus FISIP. Dan sepanjang jalan ada aja yang kita omongin, ada aja dan banyak banget. Random tapi semua yang diobrolin itu akan selalu gue inget. Bokap selalu punya jawaban atas semua pertanyaan gue.

Bokap adalah orang pertama yang gue hubungi for any business work, for any happy moment, for any shit that happens sama gue. Dan dimanapun gue berada di ujung jakarta – depok, buat Bokap gak masalah untuk ketemu gue. Bahkan waktu gue ngekost di Jakarta dan weekend gak sempet balik karena urusan kerjaan, bokap selalu ngajakin nyokap untuk ketemuan sama gue, sesibuk dan sebanyak acara apapun di hari itu.

Sesayang-sayangnya gue sama orang, sama pacar, gebetan, sama temen, mungkin gak bisa menyaingi sayang gue ke orang tua, ke bokap, ke nyokap. SESAYANG ITU. Iya.

Jadi waktu gue kehilangan bokap itu adalah saat dimana bahkan kalau gue mati saat itu pun gak papa selama bisa menggantikan bokap gue hidup lagi. Tapi gak bisa gitu kan yaaa … Gak bisa kita ngatur sama Tuhan, “Tuhan, ada menu hidup apalagi hari ini ? Saya boleh ya minta Ayah saya dihidupkan kembali ? iya ganti saya aja … ” No, we can not ya.

Itu adalah kehilangan paling berat di hidup gue. Itu adalah saat bokap meninggal dan saat gue harus bertahan setelah bokap meninggal dan mencoba menjalani hidup tanpa bokap, demi nyokap gue.

Lalu apa hubungan semua ini sama mimpi lo Ter ?

Mimpi gue semalam itu satu level sedihnya dibawah moment saat kehilangan bokap. Mimpi gue semalam adalah tentang kehilangan sesesorang, kehilangan seseorang yang sangat dekat sama gue, terputus kehidupan gue dan dia. Dan gue bisa melihat gue kedepannya akan sangat lelah atas kehilangan ini. Permasalahannya adalah gue tahu ini mimpi but it sounds like real. So real sampai gue kebangun untuk benar-benar memastikan ini beneran mimpi😦

Gue takut berhadapan pada kenyataan bahwa gue harus ngerasain kehilangan lagi. Gue takut untuk bangun tidur dan meyakinkan diri gue bahwa gue akan baik-baik saja. Gue takut untuk setiap pagi harus berpikir “Hari ini gue harus gimana supaya orang lain pikir gue baik-baik saja ..” Sounds cheesy ? Ya maklumin aja, Mbaknya lagi mellow gilak minggu ini hahah …

Terus gimana ? Ya kalau memang kejadian mimpinya gue cuma bisa bilang “Kalo dulu mimpi gue sering kejadian di dunia nyata, ya seharusnya gue juga udah siap dong kalau yang satu ini juga bakalan kejadian … ”

So, here’s the thing I want for you :

I want you to be happy. I want you to know how happy you once made me. I want you to remember things you never told another soul. I want you to know that that i have kept sacred, everything you had entrusted in me and I always will.

Finally, I want you to know that most of all If I ever felt like home to you, it was because you were safe with me.

f86da198388c02e3b03500ad2b83f5ae

Cheers, Mbaknya.

7 comments

  1. Baca postinganmu kok aku mewek si Ter😦

    1. Yaaa maafin😦 Jangan dong Nisss😦

  2. Thanks mbak Therez for sharing. Saya dapat belajar banyak dari cerita mbak. kadang melakukan hal sederhana dengan orang2 kita sayangi dapat memberikan kebahagiaan dan kenangan yg luar biasa. salam juga buat mas Apuynya.

  3. duh, happy-happy terus ya mbaknya…aku baca aja sampe merinding, kerasa banget :”)

    1. Makasih doa nyaaa :”) iya lagi butuh didoain ini rasanya hahaha

  4. dianravi82 · · Reply

    Peluk, tere dari jauh. Apa pun itu Ter, gw yakin insyaallah lo bakal bisa jalaninnya. Meski pasti ga mudah.

    1. Thank you for your support yang gak kelar-kelar ini yaaaa Di :’) Really appreciate it …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: