What is loyalties ? …

Hi …

Couple days ago, setelah gue balik kerja malam malam, gue tiba tiba kepikiran *Geez, thanks Lord, finally my brain working*

Yes,itu semua karena gue balik malem, karena kerja. Kenapa gue balik malem, tapi gue happy happy two thousand aja *lhaa, malah nyanyi*

Was it because of loyalties ? then loyalties of what ? This question lead me into simple question,and asking to myself … “What is loyalties?”

Ok,in my sotoy opinion, i define loyalties into 3 part, yaitu 1. Setia sama uang, 2. Setia sama orang dan ke 3,setia sama values.

1. Setia sama uang, setia sama duit, yaelah sama aja lah ya namanya. Maksudnya lo setia sama siapa saja yang bayar lo lebih tinggi (tentu saja maksudnya lebih tinggi uangnya atau bayarannya). Surprisingly (or not) menurut gue, this is the lowest level of loyalty.

This is the kind of people who follow the money. Dimana ada uang, disitu dia kejar, regardless of everything else. Gini deh simplenya, lo tau kan demo demo partai gitu, yang dikasih baju partai gretongan sama uang (yang dulu gue denger sih) 50 ribu per orang, di hari sabtu pakai baju partai A, di hari minggu pakai baju partai B.

2. Diatasnya, ada orang yang setia sama role model. Jadi apapun kata itu orang di idolakan, dia bilang bener, menurut orang orang ya bener …

Kalo kata majalah Strategy business, duh lupa lah, ya gitu deh ya, orang orang macam ini disebut sama yang namanya Zealot atau the messiah of politics or business, or whateverlah .. Setia sama orang bagus lah, lha iya kalo orangnya emang bener. Ada orang yang setia banget sama ibu ibu tokoh politik, padahal sih menurut gue dia besar dan dikenal juga karena bapaknya orang besar di Indonesia #uhuk uhuk .. *batuk mendadak gini, keselek kebo*

Buat perusahaan, biasanya sih centre attention yang paling berpengaruh itu CEO. Tapi mengidolakan CEO, atau setia sama CEO itu bagus cuma buat short term aja. Sama deh dengan Apple dan Steve Jobs, Once Jobs died, do we still have faith in Apple or does the faith ikutan terkubur bersama Jobs ? yeah right, you tell me …

3. Then comes, the highest level of kesetiaan, yang menurut gue adalah values.

Maksud gue, lo sebagai individu, bisa nafas bisa mikir, dan lo pikirin trus lo menetapkan values apa yang lo inginkan dan lo jadiin pegangan buat hidup lo. Kalo level kesetiaan sama uang dan orang dipengaruhi sama faktor eksternal *for sure*, setia sama values menurut gue , pure internal, lo menentukan hidup lo.

You set up yourself what values that you wanna hold on to and that you believe in. Blasss gak ada pengaruhnya dari luar ..🙂 Menurut gue, yang terjadi sekarang ini adalah orang yang mau kerja, ngukur gue digaji berapa banyak nih .. But they don’t really have any values to hold on. In the end, ngikut aja perusahaan mana yang bayarnya paling gede, atau perusahaan mana yang memperkerjakan idolanya ..

Saat lo masuk ke perusahaan, pernah gak lo mikir lo masuk situ karena apa ? atau saat lo stay di kantor lo sekarang ini ? #uhuk uhuk lagi, lo stay karena emang gajinya gede atau gimana ?

Jadi orang yang kutu loncat karena duit menurut gue *ya bolehlah lo mau protes terserah aja* gak beda jauh sama orang orang yang rela ikutan partai mana asal bayarannya cukup. This sounds like bunch of crap, tapi kalo loe kerja better don’t follow the money.

If you follow your values, hidup ini emang gak indah seketika, the money sometimes don’t come instantly. Kenapa ? ya jangan lah lo bandingin , kalo lo pengen makan mie instant, gak sampe 10 menit tuh mie jadi, ya gak gitu dong ..

Kecuali bapak lo tuh kayak Bakrie yang emang tajir melintiiiiir, gak bisa seketika lo jadi tajiiirr dalam sekejap. Gak bisaaaa !!

And your approach towards doing the best for your company, itu point of view nya, coba diganti dengan doing the best for yourself🙂 Kalo lo melakukan yang terbaik di kantor, efek bagusnya gak cuman buat kantor lo, tapi buat diri lo sendiri. It;s the art of respecting your values.

Gampangnya, gini …. kalo lo gak suka sama kantor lo kerja, gak engaged, trus lo kerja asal asalan,apakah lo pikir lo akan laku di tempat kerja yang lain ? Nope, don;t think so, yang ada elo ngerusak diri sendiri🙂

Gue percaya sama yang namanya Hukum kekekalan Energi, whatever good deeds and effort that you put in, will eventually return to you.Mungkin baliknya ke lo, bukan dari orang yang kerja langsung sama elo yang tau effortnya elu, tapi gue percaya ada orang lain yang ngelihat cara kerja lo kayak gimana.

When you do that, you’re no longer setia sama duit atau orang, tapi lo setia sama diri lo sendiri dan values lo🙂

-Tere-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: